Postingan

Menampilkan postingan dengan label Artikel

Bahasa

“Be carefull with your words, once they are said, they can only be forgiven, not forgotten” Kita semua tahu kalau kita tidak hidup sendiri dan akan selalu membutuhkan peran orang lain. Hal tersebut membuat kita harus berinteraksi dan berkomunikasi dengan mereka. Interaksi adalah ketika kita bertemu dan berhubungan dengan orang lain. Interaksi akan berjalan sesuai dengan keinginan jika kita dapat menyampaikan isi kepala atau isi hati kita dengan baik. Kuncinya adalah komunikasi. Dan kunci komunikasi adalah bahasa.   Bahasa menurut KBBI adalah sistem lambang bunyi yg arbitrer, yg digunakan oleh anggota suatu masyarakat untuk bekerja sama, berinter a ksi, dan mengidentifikasikan diri. Bahasa membantu kita untuk menyampaikan dan membuat orang lain paham akan apa yang kita pikirkan, rasakan, atau inginkan. Bayi belum mampu berbahasa sehingga dia akan kesulitan menyampaikan ke ibunya kalau dia sedang lapar. Alhasil, menangislah dia, supaya orang di sekitarnya mengh...

Mahasiswa, Masihkah Mampu Menjadi Harapan Bagi Masyarakat?

Mahasiswa, Masihkah Mampu Menjadi Harapan bagi Masyarakat? Apa yang pertama kali Anda bayangkan ketika mendengar kata “mahasiswa”? Anak muda dengan kaca mata tebal membawa setumpuk buku ke mana pun dia pergi? Atau anak muda dengan rambut gondrong, celana sobek, mengeluh mengenai sulitnya kuliah dan menyalahkan pemerintah atas segala problematika yang terjadi di negeri ini? Atau mungkin Anda membayangkan anak muda dengan jaket almamater terpasang di tubuhnya sambil meninjukan kepalan tangannya ke udara meneriakan perubahan? Mari kita bicara tentang mahasiswa Indonesia. Sejarah mencatat bahwa mahasiswa memiliki peranan penting dalam proses reformasi Indonesia. Sejak saat itu mahasiswa seakan-akan dijadikan dewa oleh masyarakat. Masyarakat menaruh harapan besar pada setiap mahasiswa Indonesia. Secara teori, mahasiswa memiliki identitas yang membedakannya dengan masyarakat lain. Identitas itu terdiri dari potensi, posisi, dan peran. Potensi Mahasiswa Mahasiswa memiliki poten...

Curahan Pikiran "Realita Mahasiswa ITB"

Udah lama ga nulis di blog nih.. berapa tahun yak?? sekarang saya udah kuliah, terakhir kapan yaa? ah sudah lupakan. yang jelas emang udah lama menelantarkan blog ini. nah sekarang saya mau cerita. cerita anak kuliahan nih sekarang mah! yup saya udah kurang lebih 3 bulan kuliah di fttm itb. selama itu saya menemukan hal-hal ga lazim (lho?). maksudnya hal-hal yang ga pernah saya temuin di kehidupan sebelum kuliah. jujur aja kehidupan kuliah dengan kehidupan belajar biasa di sma tuh beda banget. di kuliahan (atau mungkin di itb aja kali ya?) anak-anaknya tuh belajaaaar mulu. ga ngerti deh. mereka ko kuat ya? yaa belajar itu kan kewajiban bagi mahasiswa tapi kita diciptakan oleh Allah ga cuman untuk belajar broo!! banyak banget yang memilih untuk mendedikasikan hidupnya untuk belajar, dia ga ikut organisasi manapun. okelah ga ikut organisasi manapun tapi masih mau punya temen. lah ini masalahnya banyak anak itb yang ga ikut organisasi apapun plus ansos juga. saya mah kasian aja ama...

Mentoring

Mentoring… Pada awalnya kata itu terdengar asing di telinga saya. Namun kini kata itu sangat akrab di telinga saya. Kalau tidak salah, saat itu bulan Januari tahun 2008, ketika saya mendengar untuk pertama kalinya kata ‘mentoring’. Saat itu saya sedang duduk di kelas 7 semester 2. Di semester ini kami baru boleh memilih ekskul pilihan selain ekskul wajib. Kakak kelas banyak yang mengajak saya masuk cheerleaders. Tapi saya tolak. Jujur saja saya kurang suka menari di hadapan orang banyak. Kakak saya menganjurkan saya untuk ikut Keluarga Muslim 13 alias Kamus 13. Itu ekskul kakak saya sewaktu SMP. Keadaan saya yang saat itu belum berjilbab sedikit membuat saya ragu. Tapi saya yakin saran kakak saya akan membawa saya kea rah yang lebih baik. Akhirnya saya masuk Kamus 13. Menurut kakak, di ekskul ini saya akan banyak belajar Islam dengan cara yang menyenangkan lewat mentoring. Muncul pertanyaan di benak saya, apa sih mentoring tuh? Saya ingat ketika temu perdana Kamus 13. Saat it...

Full House

Gambar
sebenernya saya bingung mau posting apa.. (galau ceritanya??) iya saya bingung! dari tadi saya ngeliatin blog ini terus tanpa usaha berarti. (alaah...) sambil menyenandungkan lagu full house (drama korea kesukaan saya lo!!), saya... oh bener! kenapa ga posting tentang full house aja yak? hahaha... bener! oke deh saya mau posting tentang full house!!! (maap awalnya rada geje) temen-temen tau full house kan?? masa sih ga tau? uuu... ga gaul lu! (naon sih) full house itu rumah penuh! (alah, nenek2 bongkok juga tau!) hehe... serius ah! full house itu salah satu drama korea yang paling saya suka!! ceritanya tentang seorang artis terkenal bernama Lee Yong Jay (nulisnya bener kaga?) kawin kontrak dengan seorang gadis biasa yang lugu bernama Han Ji Eun (nulisnya bener kan?) kenapa bisa kawin kontrak??? kepo yaa? hehe... soalnya han ji eun lagi kelilit utang, terus suatu hari dia ketemu yong jay di pesawat dan ga sengaja muntah di kakinya (iuh...) nah gara2 itu dia memutuskan untuk n...

Dewan Juri yang Terhormat!

Halooooo Lama tak bersua. nih, saya mau posting soal pengalaman saya waktu lomba debat. penasarankah anda? oke this is it! Pada suatu hari, teman saya, ulya, menghampiri saya. Ulya : Nadia!!! Saya : apaaa??(lama-lama kayak iklan oweo deh) Ulya : ada lomba debat loh di upi. mau ikut ga? Saya : mau-mau! dari situ lah saya ikut lomba debat dengan partner Ulya dan Putaz (asik banget!) hari perlombaan datang dengan tiba-tiba! kenapa tiba-tiba? karena sehari sebelumnya kita udah ga inget bakal lomba. soalnya kita lagi ngolix! (apaan tuh ngolix?) Nginep OSIS LIX! (oohhh!!!) anda-anda perlu tau, kita belum persiapan lo buat lombanya!!! hebat kaan?? (jangan diikutin ya kawaan!) lombanya dilaksanakan hari senin dan selasa, tanggal 23 dan 24 April. Kita dapet debat penyisihan pertama jam 4 sore. oke, kita tunggu. eh, taunya ngaret sampe jam setengah 7. parah ga tuh? ya udah lah gapapa. untuk lomba debat yang pertama bagi kita, debat penyisihan pertama ini terhitung cukup. kata juri...

Menjadi Manusia Pembelajar

Haloo kawan !! lama tak bersua. barusan saya baru aja dibagiin rapor. dan... hiks... nilainya turun. huaaa... sedih deh! dari situ saya jadi berinisiatif buat ngepost artikel masalah pelajaran. gapapa ya?? saya ga ingin masalah ini menimpa kalian juga. (so sweeet...) here they are the article: Apa sih belajar itu sebenarnya? Pandangan kita kan belajar tuh : menghadapi buku, megang pulpen, menghafal, dsb. Kalau itu sih sebenernya udah kuno. · Menurut Anis Matta, “Belajar adalah proses berubah secara konstan. Seseorang dikatakan belajar bila ia mengalami sebuah proses perbaikan yang berkesinambungan dalam dirinya, baik cara berpikir, mentalitas, dan perilakunya.” · Ada 2 istilah dalam pembelajaran yaitu : a. Belajar tentang (Learning how to think) b. Belajar menjadi (Learning how to be) Keduanya berbeda. Tapi kenyataannya di sekolah lebih banyak learning how to think, padahal learning how to be adalah belajar yang sesungguhnya. · Ada...

Bukan Kamu Saja yang Jenuh dengan Dakwah Ini

Gambar
buat anda-anda para aktivis dakwah yang mulai jenuh dengan perjalanan dakwahnya, harus baca nih cerita! -------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- http://www.facebook.com/notes/surya-kresnanda/sebuah-renungan-berharga-untuk-kita-para-aktivis-dakwah/410602705020 (copas dari seorang sahabat) Ikhwati fillah, mari kita renungkan fragmen berikut : “Akhi, dulu ana merasa semangat saat aktif dalam da'wah. Tapi belakangan rasanya semakin hambar . Ukhuwah makin kering . Bahkan ana melihat ternyata ikhwah banyak pula yang aneh-aneh... ” Begitu keluh kesah seorang kader dakwah kepada murobbinya di suatu malam. Sang murobbi hanya terdiam, mencoba terus menggali semua kecamuk dalam diri mad?unya. “Lalu, apa yang ingin antum lakukan setelah merasakan semua itu “? sahut sang murobbi setelah sesaat termenung. “Ana ingin berhenti saja, keluar dari tarbiyah ini. Ana kecewa dengan perilaku beberapa ikhwah yang justru...