Hai 2016
Sebuah tulisan di awal tahun 2016. Saat ini nampaknya semua orang sedang sibuk. Ada yang sibuk bikin “bestnine2015” di instagram, ada yang sibuk mengabadikan momen-momen terakhir di penghujung 2015, ada yang sibuk mengenang perjalanan hidup selama tahun 2015, ada yang sibuk bikin resolusi buat 2016, dll. Aku? Ya, aku di sini saja, masih bergelut dengan pikiranku. Hari ini tak sengaja aku membuka arsip-arsip lama. Ku lihat arsip piagam penghargaanku. Di saat orang-orang melaminating bahkan memfigura piagam yang mereka dapat, aku hanya mengumpulkannya di sebuah map dan menaruhnya di suatu folder di sudut kamar. Saat ku buka, map itu dalam kondisi agak berdebu. Di dalamnya terlihat tumpukan piagam yang cukup tebal. Baru sadar ternyata banyak juga piagam yang kupunya. Ada yang ujung-ujungnya mulai berwarna kecoklatan, ada yang kondisi kertasnya sudah tidak mulus, bahkan ada yang hampir robek. Orang-orang pasti mengira aku bukanlah orang yang bersyukur. Meraih cukup ...